LONGSOR MENIMBUN LAHAN PERTANIAN MILIK WAKIL BUPATI ENREKANG

Enrekang,- Kejadian bencana Tanah Longsor yang terjadi di Dusun Rante Lemo, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu, Sabtu (03/04/2021) sekira pukul 15.00 Wita sore hari, menimbun lahan pertanian (kebun cengkeh) milik Wakil Bupati Enrekang Asman, SE dan H. Baddusi. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur selama tiga hari berturut – turut menjadi penyebab retakan tanah yang sudah labil sepanjang 50 meter dengan tinggi 50 meter yang akhirnya amblas. Akibat dari kejadian tersebut ada sekitar setengah hektare kebun cengkeh yang sudah berbuah kini gagal panen.

Longsor pada lahan yang merusak hasil pertanian cengkeh.

Selain menimbulkan kerusakan pada lahan pertanian, material longsor juga menutupi jalan poros utama sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter sehingga akses dari Kecamatan Baraka – Buntu Batu menjadi terhalang dan aktivitas warga menjadi terhambat. Kepala Seksi Kesiap – siagaan BPBD Indra Audy Putra, SE yang selaku Supervisor Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Enrekang membenarkan adanya kejadian bencana longsor di Dusun Rante Lemo.

Atas perintah Kepala Pelaksana BPBD Drs. Abdullah, MM melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Ajizz Frinkha, S.Kom, segera dilakukan tindakan untuk membuka akses jalan agar bisa dilalui warga. Sementara personil Pusdalops-PB BPBD melakukan olah data dan dokumentasi di lokasi kejadian.

Petugas Pusdalops-PB Jaka Satria melakukan olah data dan dokumentasi kejadian

“Rencana tindakan akan di turunkan alat berat Excavator untuk melakukan pembersihan material longsor dan penanganan kerusakan lahan disana, namun saat ini kami masih terkendala mobilisasi ke lokasi karena akses yang sangat sempit sehingga sulit untuk di lalui, tetapi kami upayakan secepatnya. Kami juga menghimbau kepada warga sekitar agar selalu waspada karena kondisi cuaca sekarang yang masih ekstrim dan tidak menutup kemungkinan terjadi longsor susulan” kata Ajizz.(HumasBpbd)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *